SEKILAS MENGENELA IDAFAH
Dalam bahasa Arab, الإضافة (iḍāfah) artinya penyandaran.
👉 Secara istilah nahwu:
Iḍāfah adalah hubungan antara dua kata benda (isim), di mana kata pertama disebut مُضَاف (mudhāf) dan kata kedua disebut مُضَاف إِلَيْهِ (mudhāf ilayh).
---
📖 Ciri-ciri Idhafah
1. Mudhaf
Tidak boleh pakai tanwīn (ــٌ / ــٍ / ــً).
Biasanya di awal konstruksi.
2. Mudhaf ilayh
Selalu dalam keadaan majrūr (kasrah atau ya’).
Berfungsi sebagai tempat sandaran dari mudhaf.
---
🌿 Contoh
1. كِتَابُ الطَّالِبِ (kitābu ath-thālibi)
Artinya: Buku siswa
kitāb = mudhaf
ath-thālib = mudhaf ilayh (majrur dengan kasrah)
2. رَسُولُ اللَّهِ (rasūlullāh)
Artinya: Utusan Allah
rasūl = mudhaf
Allāh = mudhaf ilayh (majrur)
3. Dalam Al-Fatihah:
رَبِّ الْعَالَمِينَ (rabbil-‘ālamīn)
rabb = mudhaf
al-‘ālamīn = mudhaf ilayh
---
📌 Fungsi Idhafah
Menunjukkan kepemilikan → kitābu al-ustādzi (buku ustadz).
Menunjukkan penjelasan/jenis → baytu thīn (rumah dari tanah).
Menunjukkan kemuliaan → ‘abduLlāh (hamba Allah).
Komentar
Posting Komentar