Satu Kisah di Kelas Kita
Di tengah khidmatnya kegiatan belajar mengajar saat itu, saya terbiasa menerima ijin siswi jika saja mereka tak tertahan ingin ke belakang.
Kadang diawal pelajaran sudah memberi wanti mempersilahkan mereka menyelesaikan keperluan di kamar basah yang kita bilang toilet.
Bagi guru kebahgiaan apalagi selain melihat siswanya menyimak sakinah prosesi belajar di kelas. Pun saya saat itu dibuat terpesona dengan ketenangan mereka mengikuti tiap bait-bait kata bertuah, seolah menikmati makanan lezat diantara perut yang lapar.
Sampai dititik temu pandangan mata menangkap satu sosok berdiri di pojok kelas.
Berdiri cukup lama yg saya kira siswi ini menunggu momen yang pas untuk ijin ke kamar kecil.
Lama berdiri tak kunjung tiba keberaniannya menjeda untaian kata yang mengalir dari lisan saya. Akhirnya.. mengambil dasar interpretasi dari insting sebagai guru saya pun mempersilahkan dia untuk ke kamar kecil.
Lalu.. prediksi dan praduga saya meleset jauh dari perkiraan. "Tidak ustadzah saya berdiri karena kalo duduk saya ngantuk jadi ijinkan saya berdiri." Sepontan perkataannya membuat kami terharu.
Diantara kebiasaan sebagian siswa yang kalau diserang kantuk di jam belajar meninggalkan kepedulian dengan alam sekitar lantas tidur tanpa merasa bersalah ataupun tanpa upaya lebih menghilangkan kantuknya.

Komentar
Posting Komentar