Menyapa Hati
![]() |
Menyapa Hati
Ketika hati sudah terlalu jauh melangkah kearah yang tidak tentu,kegersangan
pun kian menyeruak didalam sanubari.Mbooo ya.. jangan terlalu jauh hatimu
melangkah kearah yang tidak direstui oleh Rabb-mu. Jalan hidup yang tak tentu
kearah mana melangkah harus selalu dibarengi dengan ikhtiar usaha untuk
meluruskannya.
Keinginan yang tidak ada batasannya, kegalauan yang tak tentu
sebabnya hanyalah salah satu dari syahwat yang sebaiknya diredam menjadi
buliran-buliran bermakna dalam hidup.
Ketika hidup sudah terlalu sukar untuk dimengerti Ketika
semuanya semakin luntur antara kepercayaan kepada sang pujaan, memang
seharusnya kita bercermin kepada ilmunya sang penuntut ilmu,”janganlah kalian
bergantung kepada mahluk bergantunglah kepada yang menciptakan mahluk.Siapa?
dan percayakah kalian ? Harus dan harus percaya.Bayangkan jika kita sudah tidak
mempunyai kepercayaan terhadap hidup.Malulah kita. hey…lihat!Lalat saja
memberikan kepercayaannya kepada bangkai sedang dia tau pencipta
bangkai,ya…ya…ya..nyamuk, semut dan binatang-binatang itu bukannya mereka
percaya kepada apa yang mereka makan kepercayaannya timbul dengan alami tidak
dibuat-buat.Tengoklah diri kita kuku percaya kepada jemari,Rambut percaya
kepada kulit, lidah, gigi, mata….ah Tidakkah kita malu.
Ketika tamu tak lagi datang, Ketika tetangga tak lagi menyapa,
Ketika kawan tak lagi menyambang hey… tidak usahlah kalian menyibukan diri
seolah dirimu siapa.Apa..!!!mau marah?menangis? membenci..la..la..la harusnya
kita datang bukan didatangi, harusnya kita menyapa bukan disapa, harusnya kita
menyambang bukan disambang,…Surga itu nikmat sobat itu sudah rahasia umum dan
sesuatu yang nikmat itu dibutuhkan perjuangan untuk mendapatkannya.. Laa Tahzan
innallaha ma’ana (jangan berduka cita sesungguhnya Allah bersama kita)

Komentar
Posting Komentar