Catatan 4 Bulan Dalam Dekapan PSBB


Maret 2020

Tepatnya tanggal 16 seluruh kegiatan KBM di sekolah harus terhenti dan beralih dalan konten virtual.

Minim persiapan padahal masih ada sehari lagi kalau nggak salah ujian PTS dan kebetulan matpel yang Saya ampuh.
Alhamdulillah, Zigizag.. akhirnya selesai juga ujian PTS online perdana dengan teknis alakadarnya.

Seperti biasa adat pembagian portofolio tetep dilaksanakan dan ini sejarah awal lembar nilai akumulasi belajar tengah semester tetap dibagikan dalam bentuk PDF.

Kebayangkan pedihnya mata harus manteng terus dilayar gadget, mengkonversi office word ke dalam bentuk PDF nggak segampang ngerebus Indomie kawan.

Meski aplikasi konversi data bertebaran, entah kenapa setelah jadi PDF tata letak kop rapor berantakan, kembali harus perbaiki dengan otodidak, menebak nebak sendiri cara benerinnya, alhamdulillah bener sih.. tapi ah capeeek.

"Sabar adalah kunci berdamai dengan keadaan kawan''

April- Mei-Juni 2020

Diluar dugaan pandemi semakin membabi buta, kabar yang terinfeksi dan meninggal dunia kian hari semakin bertambah. Strategi lock down hampir merata, pemerintah mengibarkan namanya dengan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), e katanya  berbeda makna antar lockdown dan PSBB sih yang jelas bagi warga sekolah sudah tak ada lagi aktifitas belajar mengajar di sekolah.

Kami disibukan dengan KBM online, sepagian jam ngajar guru dan murid harus berhadapan di ruang virtual.

Jadwal matpel harian diminimalisir, utama tetap unggulan sekolah Saya adalah menghafal al Qur'an.

 Lelah bagi saya ngajar via dunia maya sungguh melelahkan, dari voice note sampai video call dengan murid.

Ujian kesabaran tingkat tinggi ketika menanti muridt yang tidak siap setoran, perbaikan pada bacaan yang menguras kesabaran, sinyal lelet sampai pulsa terkuras. Tingkat keberhasilan belajar online masih jauh dari mendekati sempurna.

''Hidup pasti ada perjuangannya kawan..''

#Kepepet waktu

Ya.. masa belajar online yang kurang maksimal harus segera ditutup karena penilaian akhir tahun diambang pintu.

Semua menghela nafas panjang, murid-murid apalagi. Kenyataannya memang mereka harus ujian, dengan bekal ajar sangat jauh dari keinginan, terdengar keluhan mereka seolah menanggung beban hidup yang teramat berat.

Akhirnya ujian kenaikan kelas kali ini dalam format yang cukup prestisius, ya.. ujian tercover dalam bentuk google form. Memanfaatkan aplikasi gretong dari Mbah google ujian terlaksana cukup sukses.

Akhirnya.. mereka naik kelas, kagak berasa tahu - tahu udah pada naik kelas.

"Selalu ada jalan kalau kamu mau usaha"

#BisnisManis
Harus full berhari-hari di rumah itu membuat otak pintar mencari peluangnya. Disela-sela ngajar online, dagangan pun alhamdulillah makin banyak orderan yang datang. Mulai jahe ginseng, molen, ubi madu dan lain-lain.

Nah.. disinilah merasa tenaga super numpuk, orderan molen banyak sementara si pembuat molen bilang sudah tutup PO.

Tak lupa izin konsumen untuk memenuhi orderannya dengan molen buatan sendiri. Saya bikin molen isi coklat.

$ngantuk banget nih.. maap ditinggal tidur ya..

Penasaran mumpung masih inget.. lanjut ya.

Jadi.. eksperimenlah Saya dengan lembutnya adonan tepung terigu. Satu dua tiga kali gagal dan akhirnya berhasil dengan rasa dan kulit molen kriuk. Pede dooong.. saya produksi permintaan konsumen.

Bertahan beberapa pekan atau mungkin bulan Saya masih sanggup memenuhi order molen. Ada laah.. insiden-insiden kritik dan protes pelanggan, molennya pecah pas digoreng itu saja sih kendalanya.

Cerita insiden cukup epik, sang master molen seperti terusik dengan kerjaan saya ikut-ikutan bikin molen. Dalam hati.. kenapa bos nggak pede? Padahal level permolenan dia udah skala S3.. mungkin. Btw.. Saran Saya beliau harus belajar tangguh bukan saja di produk, tapi pada karakter jiwa yang legowo dan jangan pedulikan orang lain yang mempaste usahanya.

"Percayalah pemberi rezeki hanya Allah Subhanahu wa Ta'ala"

Dan saya bukanlah apa-apa, cuma ngisi waktu kebetulan juga ada yang percaya dibuatkan molen coklat. Buktinya sekarang saya kembali rujuk memungut molen dari tempat anda.

Cukup ya.. yang unik-unik nanti saya ceritakan dalam tema yang lain.

Komentar

Postingan Populer