Dilarang Rindu
Dilarang rindu..
Karena sungguh
Akan melahirkan pilu
Kita di masa pandemi pastinya banyak yang gabut, side effects dari protokol pandemi harus di rumah. Alhasil betapa gemuruh kangen itu bertebaran kemana dia suka, sahabat, andaitaulan, dan pastinya orang tua.
Bahkan konon kekangenan ini merambah kepada kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap membosankan. Apa itu?? Jawabnya "pengen masuk sekolah"
''Duuuhh.. kangen memang berat ya, apalagi tanpa daya meraihnya. Makanya jangan rindu biar gak galau mulu."
Publik dibuat gagap menyikapi larangan mudik dan pulang kampung. Meski begitu tak sedikit yang nekad memenuhi hasrat rindunya dengan perjalanan dilarang pemerintah. Mudiknya bermanfaat agar hati mereka nggak berisik, mungkiiin.
Saya memilih tetap di rumah dihari raya Fitri yang indah berkah. Sedih sih.. tapi justru ini adalah momen nggak pake tidak enak hati bermesra denga keluarga inti di idul Fitri.
"Merindulah dengan yang halal"
Kan gak ahlak kalo kamu ditanya, eh kamu rindu apa?? Rindu jahatin orang.. lahh.
Karena sungguh
Akan melahirkan pilu
Kita di masa pandemi pastinya banyak yang gabut, side effects dari protokol pandemi harus di rumah. Alhasil betapa gemuruh kangen itu bertebaran kemana dia suka, sahabat, andaitaulan, dan pastinya orang tua.
Bahkan konon kekangenan ini merambah kepada kebiasaan-kebiasaan yang dulu dianggap membosankan. Apa itu?? Jawabnya "pengen masuk sekolah"
''Duuuhh.. kangen memang berat ya, apalagi tanpa daya meraihnya. Makanya jangan rindu biar gak galau mulu."
Publik dibuat gagap menyikapi larangan mudik dan pulang kampung. Meski begitu tak sedikit yang nekad memenuhi hasrat rindunya dengan perjalanan dilarang pemerintah. Mudiknya bermanfaat agar hati mereka nggak berisik, mungkiiin.
Saya memilih tetap di rumah dihari raya Fitri yang indah berkah. Sedih sih.. tapi justru ini adalah momen nggak pake tidak enak hati bermesra denga keluarga inti di idul Fitri.
"Merindulah dengan yang halal"
Kan gak ahlak kalo kamu ditanya, eh kamu rindu apa?? Rindu jahatin orang.. lahh.
Komentar
Posting Komentar